Jumat, 18 September 2015

Aku ingat waktu itu

Aku ingat waktu itu
Beberapa bulan setelah mbah kakung meninggalkanmu
Aku tau cinta kalian terpaut rindu
Akan temu di alam yg nanti jga aku disitu
Tp tak taukah kamu?
Betapa cintaku disini untukmu?
Aku merindumu
Hingga isakku tak bsa berhenti
Bila rindu ini datang menghampiriku
Aku ingat hari itu
Aku masih terlampau kecil tuk kehilanganmu
Mimpiku gugur bersamaan dengan harapku yang tumbuh
Aku merindumu.
Aku ingat waktu itu
Bagaimana kerenda itu tergotong
Bagaimana tanah menutupmu secangkul demi cangkul
Bagaimana langkahku pergi dan meninggalkanmu
Bagaimana aku harus berhadapan dgn impianku dan aku tak dapat mencapai hal itu
Bagaimana kini aku sulit menemukan sosok yang sepertimu
Yang membuatku nyaman walau tak nyata
Yang membuatku tenang bercerita walau ku tau tak ada sosok yg ku lihat oleh mata?
Bagaimana bisa?
Aku mencintamu sosok yang sudh tak ada
Betapa aku mencintamu sebegininya.
Seharusnya aku lebih mencintai Pencipta.
Tp bukankah rasa cintaku padamu juga rasa yg Pencipta berikan padaku?

Dari aku. Bocah kecil yang selalu merindumu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar