Jumat, 18 September 2015

Dan aku merindunya.

Dan aku merindunya
Sosok yang sudah tak bsa lagi ku pegang
Yang hanya bisa ku sentuh dalam hayalan
Dan ku dekap dalam bait-bait kata
Ku sebutnya doa
Dan aku selalu merindukannya
Sosok yang tak bisa lagi ku sentuh
Hanya bsa ku jamah sesekali waktu
Itupun hanya melalui anganku
Dan aku selalu merindu
Pada sosoknya yang mencintaku penuh
Yg memberi ruang dalam gerak hidupku
Memberi bebas akan tingkahku
Dan aku selalu merindumu
Sosok yang sampai saat ini tak bisa ku biarkan jauh dariku
Sosok yang selalu ku ikat dalam hatiku
Dan aku merindumu
Rintik hujan sulit berhenti
Kala dendang ingatan berputar akanmu
Aku merindumu
Masa kecilku
Kata andaiku selalu saja datang
Membuatku tak bersyukur atas takdir yg di ciptakan
Tp apa mau dikatakan
Bahwa aku selalu merindumu
Rindu akan diriku

-ngawi, beberapatahun lalu. Dan jejakmu takkan hilang dariku-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar