Jumat, 18 September 2015

Sebetulnya

Sebetulnya ini yang aku takutkan
Sekitarmu mengira aku melarangmu
Mengira aku tak mengijinkanmu bercengkrama
Mengira aku tak membiarkanmu bermain seperti biasanya
Sebetulnya ini yang aku takutkan
Saat ada yang lain merasa porsinya terambil
Saat yang lain merasa kebiasaannya berubah
Saat yang lain merasa ada yang hilang dari satu kesatuan mereka
Sebetulnya ini yang aku takutkan
Saat semakin banyak org yang membenciku
Karena mereka berfikir aku melarangmu
Membatasi waktumu
Memberi ruang agar kalian tak bertemu
Tapi sungguh
Tak pernah ada dalam benakku
Tuk mengubahmu
Tuk Mengambilmu dari siapapun yg merasa memilikimu
Tuk memintamu hanya ada untukku
Sungguh.
Ini yang aku takutkan
Atas segelintir orang
Yang merasa miliknya terambil olehku
Saat punyanya lebih berfokus dengan hubungannya denganku
Saat kepemilikannya pergi dan jauh.
Maaf atas hilaf yang terucap
Atas sikap yang membuatmu tak enak
Tp sungguh
Aku tak pernah memintanya pergi darimu
Dari kalian teman seperjuangan
Dari kalian teman yang jauh lebih dulu saling mengenal
Dari kelian teman yg dekat ketimbang aku yg jauh
Maka maafkan aku
Pabila banyak yg menganjal dalam hatimu
Maka maafkan aku
Yang tak menimbulkan banyak beda antara kau dengan teman dekatku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar