Kamis, 28 April 2016

aku

aku, seharusnya remuk redam karena kehilanganmu.
aku, harusnya tersungkur dan hilang hingga tak kelihatan.
tapi mengapa malah aku seakan semua berjalan tanpa ada yang hilang.
walau kenyataannya kini kau benar-benar hilang dan tak lagi bisa ku jadikan tempat pulang.
kau tau tentang kecewa?
bahkan kecewa itu sudah ku maafkan.
padahl dulu sulit sekali membiarkanmu untuk hilang
namun kini aku belaajar
tak ada hal yang harus dipaksakan terlalu dalam
semua yang kita genggam ada masanya
ada saatnya berpindah tangan
dan aku ikhlas akan setiap kemungkinan yang akan datang
karena aku, lebih ikhlas dalam kesendirian
ada hal-hal yang harus kita fokuskan
ada hal-hal yang memang wajib kita kejar
usia memberi pembelajaran
bahwa hidup memang ada di depan
bahwa hidup adalah tentang mengejar
dan aku.
akan mengejar apapun yang ku rasa pantas untuk diperjuangkan
dan aku.
akan membiarkan apapun yang sekiranya tak bisa dipertahankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar