Senin, 25 Juli 2016

Said abdul muthalib

Hallo ges. Apa kabar? Baik kah?
Maaf atas aku yang pada akhirnya mencintai firman sepenuhnya. Maaf bila akhirnya aku bersikap seakan-akan aku mencintaimu begitu dalam. Maaf atas peduli yang mungkin membuatmu berfikir aku mash mencintamu. Maaf. Sesekali mungkin aku masih mengingat bagaimana kita. Bagaimana dulu harapanmu akan kita. Bagaimana mimpimu yang akhirnya terhenti karena hubungan kita jga berhenti. Maaf bila akhirnya aku lelah menunggumu dan mencinta firman sepenuhku. Awalnya aku pun sama. Mungkin bila dikira pelarian, firman bukanlah tempatnya. Firman tempatku berpulang. Maaf bila sebelumnya, saat kau gantungpun aku mencoba membuka hati dengan yang lainnya. Maaf bila banyak salah pada sikap-sikapku sebelumnya. Maaf atas kecewanya harapanmu akan aku yang mungkin masih kau 'sayangi'. Maaf, aku tlah mencinta firman sepenuhnya. Ia menerimaku dengan tangannya. Kau ingat aku bercerita? Saat kau bandingkan dirimu dengannya. Ya. Kamu memang dulu menerima semuanya. Sedangkan firman tidak, tp akhirnya iapun menerima. Bahwa kita tak lg tinggal dimasa yang lalu. Tp dihari ini dan seterusnya. Said. Terimakasih segalanya. Atas kesempatanmu, yg membuatku menemukan firman. Terimakasih banyak. Kau memberiku pembelajaran bagaimana cara memahami sosok yang kita cinta. Bagaimana saling sharing untk belajar kedepannya. Bagaimana memperlakukan laki-laki sesuai keinginannya. Terimakasih. Atas pembelajaran yang kau berikan padaku. Semoga Allah ganti dgn pribadi lain yg lebih baik untuk mendampingimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar