Selasa, 09 Agustus 2016

dan, kembali lagi

dan kembali lagi,
hati terpanting kesana kesini.
atas keluargaku yang berharap aku menjadi karyawan tetap itu.
dan keluargamu yang juga mendoakan hal yang sama begitu.
atas syukurannya sore ini
atas doa keluargamu yang menginginkan kita tetap baik sampai pernikahan nanti
antara syukur dan ragu
atas aku yang juga tak mau melepaskan kesempatan karyawan tetap itu
apalagi melewatkan kesempatan beasiswa yang lebih mungkin ku dapat bila menjadi kartap
sedangkan keluargamu juga menginginkan kau menjadi karyawan tetap
rasanya, aku sama sekali tak ingin mengorbankan mimpiku
membiarkan pernikahan menutup jalan menuju impianku itu
atas universitas tujuanku
yang akan sangat sulit ku realisasikan bila denganmu
atas karyawan tetap yang sama-sama keluarga kita inginkan itu
haruskah satu diantara kita mundur karena alasan itu?
atau memaksa terus bersama, dan salah satu yang mengalah dengan mengorbankan impiannya.
dan pastinya aku bukan orang yang mau menyerah
dengan membiarkan mimpiku hilang begitu saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar